Albumin adalah protein yang ada dalah darah yang diperlukan oleh tubuh untuk memelihara dan memperbaiki jaringan. Selama proses dialysis, albumin dalam darah membantu pembuangan cairan dengan cara menarik cairan yang berlebih dalam jaringan kembali ke dalam darah untuk kemudian disaring oleh ginjal buatan (dialyzer).
Berapa kadar albumin yang direkomendasikan ?
Kidney Disease Outcomes Quality Initiative dari National Kidney Foundation merekomendasikan level albumin sama dengan atau lebih tinggi dari 4.0 g/dl.
Makanan apa saja yang mengandung protein ?
Makanan dari hewani seperti daging sapi, ikan, ayam, telur, susu mengandung kandungan protein tingkat tinggi. Sedangkan kacang – kacangan, sayur – sayuran mempunyai tingkat kandungan protein lebih rendah.
Beberapa jenis makanan yang mengadung protein seperti susu, yogurt, keju, kacang – kacangandibatasi dalam konsumsinya untuk pasien dialysis karena mengandung kadar kalium dan phospat yang tinggi.
Apakah ada penyebab lain kekurangan kadar albumin dalam darah selain kurangnya konsumsi makanan yang berprotein tinggi?
Peradangan dan infeksi dapat menyebabkan kadar albumin turun. Infeksi kandung kemih, infeksi pada akses merupakan beberapa contoh yang dapat menurunkan kadar albumin. Sedangkan untuk jenis peradangan adalah arthritis dan Lupus.Selain masalah pada liver dan metabolic acidosis juga dapat menunrunkan kadar albumin dalam darah.
Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kecukupan kadar albumin ?
Mencari tahu dan kemudian menkonsumsi makanan yang mengandung kadar protein tinggi sesuai dengan rekomendasi dari ahli gizi.
Hindari hal – hal yang dapat menyebabkan infeksi( hindari menggaruk, menjaga akses vaskular tetap bersih , dan lain – lain)
Beritahu tim medis apabila dirasakan terdapat bagian tubuh yang terkena infeksi
Periksakan kadar albumin secara berkala per bulan.